Kisah Alumni: Data Analyst di Perusahaan Global


Banyak mahasiswa IT yang bertanya-tanya: apakah mungkin lulusan Informatika bekerja di perusahaan multinasional? Jawabannya: sangat mungkin. Berikut adalah kisah Dian Permata Sari, alumni Fasilkom Narotama yang kini sukses sebagai Data Analyst di perusahaan multinasional terkemuka.

Awal Perjalanan

Dian memulai kuliah di Fasilkom Narotama tahun 2017 dengan jurusan Teknik Informatika. "Awalnya saya pilih Informatika karena suka matematika dan logika. Tapi waktu pertama kali belajar coding di semester 1, saya sempat merasa tertinggal karena banyak teman yang sudah punya dasar," kenang Dian.

Namun, Dian tidak menyerah. Ia aktif mengikuti kelas tambahan yang diadakan oleh laboratorium kampus dan rajin bertanya pada dosen. Perlahan tapi pasti, kemampuannya meningkat.

Menemukan Passion di Data

Di semester 4, Dian mengikuti mata kuliah Basis Data dan Data Mining. Dari situlah ia mulai tertarik pada dunia data. "Saya sadar kalau saya lebih suka menganalisis data daripada sekadar coding. Menemukan pola dan wawasan dari data rasanya seperti memecahkan teka-teki," ujarnya.

Dian kemudian mengambil peminatan Data Science yang tersedia di Fasilkom Narotama. Ia juga aktif mengikuti pelatihan dan sertifikasi tambahan, seperti Google Data Analytics Certificate dan kursus SQL lanjutan.

Magang yang Mengubah Segalanya

Di semester 6, Dian magang di sebuah perusahaan fintech di Surabaya sebagai data analyst intern. Selama 6 bulan, ia belajar mengolah data transaksi, membuat dashboard menggunakan Tableau, dan menyajikan temuan kepada tim manajemen. Pengalaman ini menjadi bekal berharga saat melamar kerja setelah lulus.

Karier di Perusahaan Multinasional

Setelah lulus cumlaude, Dian melamar ke beberapa perusahaan. Ia diterima di sebuah perusahaan multinasional bidang konsultan sebagai Junior Data Analyst dengan gaji Rp9 juta per bulan. Dalam dua tahun, ia naik pangkat menjadi Data Analyst dan kini memimpin proyek analisis data untuk klien di Asia Tenggara.

Pesan Dian untuk mahasiswa: "Jangan takut memulai dari nol. Yang terpenting adalah konsistensi dan kemauan belajar. Fasilkom Narotama memberikan fondasi yang kuat, dan sisanya tergantung kita untuk terus mengembangkan diri."

Tips Belajar Efektif untuk Mahasiswa IT

Untuk menguasai materi kuliah IT, terapkan metode belajar aktif: jangan hanya membaca, tapi praktikkan setiap konsep. Buat proyek kecil setelah mempelajari teori baru. Bergabunglah dengan kelompok belajar atau UKM programming untuk saling berbagi pengetahuan. Konsistensi lebih penting daripada durasi — belajar 30 menit setiap hari lebih efektif daripada 5 jam seminggu sekali.

  • Praktikkan materi dalam 24 jam setelah belajar
  • Ajarkan kembali ke teman (Feynman Technique)
  • Kerjakan soal di platform seperti LeetCode atau HackerRank
  • Ikuti development challenge untuk mengasah skill

Soft Skill yang Perlu Diasah

Selain skill teknis, perusahaan juga mencari lulusan dengan soft skill yang baik. Kemampuan komunikasi, kerja tim, dan pemecahan masalah menjadi nilai tambah yang membedakan kandidat biasa dengan kandidat unggulan. Ikuti organisasi kampus dan proyek kelompok untuk mengembangkan soft skill ini.

  • Komunikasi efektif — mampu menjelaskan konsep teknis ke audiens non-teknis
  • Kerja sama tim — berkolaborasi dalam proyek pengembangan software
  • Manajemen waktu — mengatur prioritas antara kuliah, organisasi, dan pribadi
  • Adaptabilitas — cepat belajar teknologi baru yang terus berkembang

Tips Belajar Efektif untuk Mahasiswa IT

Untuk menguasai materi kuliah IT, terapkan metode belajar aktif: jangan hanya membaca, tapi praktikkan setiap konsep. Buat proyek kecil setelah mempelajari teori baru. Bergabunglah dengan kelompok belajar atau UKM programming untuk saling berbagi pengetahuan. Konsistensi lebih penting daripada durasi — belajar 30 menit setiap hari lebih efektif daripada 5 jam seminggu sekali.

  • Praktikkan materi dalam 24 jam setelah belajar
  • Ajarkan kembali ke teman (Feynman Technique)
  • Kerjakan soal di platform seperti LeetCode atau HackerRank
  • Ikuti development challenge untuk mengasah skill

Soft Skill yang Perlu Diasah

Selain skill teknis, perusahaan juga mencari lulusan dengan soft skill yang baik. Kemampuan komunikasi, kerja tim, dan pemecahan masalah menjadi nilai tambah yang membedakan kandidat biasa dengan kandidat unggulan. Ikuti organisasi kampus dan proyek kelompok untuk mengembangkan soft skill ini.

  • Komunikasi efektif — mampu menjelaskan konsep teknis ke audiens non-teknis
  • Kerja sama tim — berkolaborasi dalam proyek pengembangan software
  • Manajemen waktu — mengatur prioritas antara kuliah, organisasi, dan pribadi
  • Adaptabilitas — cepat belajar teknologi baru yang terus berkembang

Tertarik mengembangkan karier di bidang ini? Fasilkom Narotama memiliki program studi yang siap membekali kamu dengan skill dan kompetensi yang dibutuhkan dunia industri.

📌 Daftar PMB Sekarang | 💬 Konsultasi Gratis via WhatsApp