Pengumuman

Berita Fakultas

Berita Prodi

Join Us

Hand-Picked/Weekly News

The Most/Recent Articles

Opening Speech 3rd UNICE 2026

Opening Speech

Dr. Cahyo Darujati, ST., MT.
Dean of Computer Science Faculty
Narotama University

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Good morning and distinguished guests, ladies and gentlemen.

Honorable Rector of Narotama University,
Esteemed keynote speakers and invited speakers,
Respected moderators,
Distinguished scholars, researchers, and participants from various countries.

It is a great honor and pleasure for me to welcome you to the 3rd Universitas Narotama International Conference (UNICE 2026), held in Kuala Lumpur, Malaysia, in a hybrid format.

First of all, let us express our deepest gratitude to Almighty God for His blessings, which allow us to gather today in this prestigious international academic forum.

This year’s conference carries an important and timely theme:

“Architecting Tomorrow: Interdisciplinary Synergies in Sustenance Civil Engineering, Computer Science, and Education.”

This theme reflects the reality of our modern world, where complex global challenges can no longer be addressed by a single discipline alone.
Sustainable development, digital transformation, and educational innovation require strong collaboration between engineering, computer science, and education.

Today, we are not only here to present research findings, but also to:

  • exchange ideas,
  • build international academic networks, and
  • explore innovative solutions for a better and more sustainable future.

As part of the Faculty of Computer Science at Narotama University, I firmly believe that technology is not merely a tool, but a powerful enabler of sustainability and social progress.

Artificial Intelligence, the Internet of Things, Big Data, and information systems now play a crucial role in:

  • smart city development,
  • infrastructure management, and
  • modern learning methodologies.

However, technology alone is not sufficient.
We must also integrate:

  • human values,
  • ethical considerations, and
  • inclusive educational approaches
    into every scientific and technological advancement.

This is the true meaning of interdisciplinary synergy:
not only working together, but thinking together to design a better tomorrow.

I would like to express my sincere appreciation to all organizing committees and partner institutions, especially: Universiti Teknologi MARA (UiTM),
Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM),
and all supporting institutions,
for their dedication and hard work in making this conference possible.

To our distinguished keynote speakers and presenters, we greatly look forward to your valuable insights and scholarly contributions.
May this conference generate:

  • high-quality publications,
  • international research collaborations, and
  • inspiration for future innovations.

To all participants, I encourage you to actively engage in discussions, ask critical questions, and build meaningful global connections.
From forums like this, new ideas and long-term collaborations are born.

In closing, I sincerely hope that the 3rd Universitas Narotama International Conference (UNICE 2026) will be successful, productive, and impactful for the advancement of science, technology, and education.

Thank you very much for your kind attention.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi Wabarokatuh 

Pameran Tugas Akhir 2026

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama Gelar Pameran Tugas Akhir 2026

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama kembali menyelenggarakan kegiatan akademik tahunan berupa Pameran Hasil Karya Tugas Akhir Mahasiswa sebagai bagian dari evaluasi dan apresiasi terhadap capaian pembelajaran mahasiswa pada Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian dan pengembangan teknologi yang telah mereka kerjakan selama proses penyusunan tugas akhir, sekaligus membuka ruang diskusi antara mahasiswa, dosen, dan civitas akademika.

Wadah Apresiasi dan Inovasi Mahasiswa

Pameran Tugas Akhir tidak hanya menjadi ajang formal akademik, tetapi juga sarana untuk memperlihatkan berbagai inovasi di bidang teknologi informasi, sistem informasi, dan ilmu komputer. Beragam karya akan dipamerkan, mulai dari aplikasi, sistem berbasis web dan mobile, hingga hasil penelitian yang menjawab permasalahan nyata di masyarakat maupun dunia industri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk menyampaikan ide, menjelaskan proses penelitian, serta mempertanggungjawabkan hasil karyanya secara terbuka dan profesional.

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Pameran Hasil Karya Tugas Akhir akan dilaksanakan pada:

  • Hari/Tanggal: Rabu, 4 Februari 2026
  • Waktu: Pukul 10.00 WIB – selesai
  • Tempat: Plaza Gedung E Universitas Narotama
  • Acara: Pameran Hasil Karya Tugas Akhir Mahasiswa

Kegiatan ini mengundang seluruh dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama untuk hadir dan memberikan dukungan terhadap karya-karya mahasiswa.

Meningkatkan Budaya Akademik dan Kolaborasi

Dengan adanya pameran ini, diharapkan tercipta budaya akademik yang lebih terbuka, kolaboratif, dan inovatif. Dosen dapat memberikan masukan langsung kepada mahasiswa, sementara mahasiswa dapat belajar dari karya teman sejawat serta memperluas wawasan terhadap berbagai topik penelitian yang berkembang.

Selain itu, pameran ini juga menjadi sarana dokumentasi capaian akademik Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun penelitian lanjutan.

Penutup

Pameran Hasil Karya Tugas Akhir Semester Gasal 2025/2026 menjadi momentum penting untuk menunjukkan kualitas pendidikan dan kreativitas mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong semangat inovasi, meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dengan dukungan seluruh civitas akademika, kegiatan ini diharapkan dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat.


Laboratorium Komputer Fasilkom Narotama

Wadah Inovasi dan Kesiapan Karier Teknologi

"Dapatkan Informasi dan Kesempatan kerja di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi terkini di Seluruh Indonesia melalui halaman LinkedIn kami"

Laboratorium Komputer Fasilkom Narotama adalah unit penting di lingkungan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama, Surabaya, Jawa Timur — sebuah fakultas yang berkomitmen mencetak generasi ahli teknologi informasi dengan kompetensi tinggi dan daya saing global.

Laboratorium Komputer Fasilkom Narotama merupakan pusat praktikum utama mahasiswa dari tiga program studi yang ada di fakultas ini: Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Sistem Komputer.  Ketiga program studi tersebut dirancang untuk menghadapi tantangan digital era Industri 4.0 melalui penguasaan teknologi informasi dan komunikasi yang up-to-date.

Laboratorium Komputer berperan sebagai ruang praktik intensif yang mendukung proses pembelajaran teoritis yang mahasiswa peroleh di kelas. Di sini, mahasiswa tidak hanya belajar dasar-dasar pemrograman, jaringan, dan sistem operasi, tetapi juga melakukan pengembangan proyek nyata yang memupuk keterampilan teknis profesional. Peran ini sesuai dengan misi Fasilkom Narotama untuk menghasilkan lulusan berintegritas, profesional, dan siap menghadapi dunia kerja maupun wirausaha berbasis teknologi.

Selain fungsi praktikum, laboratorium ini juga menjadi platform kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dalam mengeksplorasi inovasi dan riset teknologi. Kegiatan seperti pengembangan virtual lab untuk belajar mandiri dan penerapan teknologi terbaru merupakan contoh inisiatif yang memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.

Lebih dari sebuah ruang belajar, Laboratorium Komputer Fasilkom Narotama adalah pusat transformasi kompetensi digital generasi muda yang siap berkontribusi dalam industri teknologi nasional dan global — tempat talenta-talenta IT masa depan diasah menuju karier profesional yang bermakna.

https://id.linkedin.com/company/laboratorium-komputer-fasilkom-narotama


Peluang Studi S2 dan Karier Global

Kerja Sama INTENSE: Peluang Studi S2 dan Karier Global bagi Mahasiswa Dan Alumni Fakultas Ilmu Komputer

Pada Kamis, 11 Desember 2025, Subdirektorat Kerja Sama bersama Fakultas Ilmu Komputer menggelar rapat internal membahas tindak lanjut program INTENSE, sebuah inisiatif internasional yang membuka kesempatan studi lanjut dan karier profesional bagi mahasiswa maupun alumni. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Ilmu Komputer tersebut menghasilkan beberapa poin penting terkait mitra, beasiswa, serta sasaran peserta program.

Kemitraan Strategis dengan Dua Universitas Terbaik di Taiwan

Program INTENSE akan berkolaborasi dengan dua institusi pendidikan ternama di Taiwan, yakni:

  1. National Changhua University of Education (NCUE) — Program S2
  2. National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU) — Program S2

Kedua universitas ini dikenal memiliki reputasi kuat dalam bidang teknologi, pendidikan, dan riset, sehingga menjadi tempat ideal untuk pengembangan akademik maupun profesional mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer.

Beasiswa Penuh + Kesempatan Kerja 2 Tahun

Salah satu nilai utama dari program INTENSE adalah dukungan penuh dari pemerintah Taiwan yang mencakup:

  • Beasiswa penuh selama 2 tahun studi S2, dan
  • Keberlanjutan karier berupa 2 tahun bekerja di perusahaan mitra setelah lulus.

Model beasiswa seperti ini memberikan kombinasi optimal antara peningkatan kompetensi akademik dan pengalaman industri global—sebuah paket lengkap yang sangat kompetitif di dunia kerja modern.

Sasaran Peserta: Mahasiswa Tingkat Akhir & Alumni 5 Tahun Terakhir

Program ini dirancang untuk:

  • Mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Komputer yang diperkirakan lulus maksimal pada fall session (sekitar Agustus 2026)
  • Alumni Fakultas Ilmu Komputer dalam kurun lima tahun terakhir

Secara khusus, program ini sangat relevan bagi lulusan:

  • Sistem Komputer
  • Sistem Informasi

Hal ini karena kedua program studi tersebut memenuhi standar minimal akreditasi yang disyaratkan oleh mitra dan penyelenggara beasiswa.

Kesimpulan: Peluang Emas untuk Karier Global

Kolaborasi antara Fakultas Ilmu Komputer dan program beasiswa INTENSE membuka peluang besar bagi mahasiswa dan alumni yang ingin melanjutkan studi di luar negeri sekaligus memperoleh pengalaman kerja internasional. Dengan dukungan beasiswa penuh dan peluang berkarier di perusahaan mitra Taiwan, program ini menjadi langkah strategis untuk membangun kompetensi global dan memperluas jaringan profesional.

Informasi lebih lanjut terkait pendaftaran, persyaratan, dan timeline akan diumumkan melalui kanal resmi Fakultas Ilmu Komputer.


Vibe Coding

Definisi vibe coding  itu menggambarkan evolusi terbaru dalam cara manusia berinteraksi dengan pemrograman, di mana “ngoding” bergeser dari menulis sintaks menjadi mendesain ide.


Apa Itu Vibe Coding?

Vibe Coding adalah pendekatan baru dalam pengembangan perangkat lunak yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) — khususnya Large Language Model (LLM) — untuk menghasilkan kode berdasarkan deskripsi bahasa alami (natural language).

Dengan vibe coding, pengguna tidak perlu menulis atau mengedit kode secara manual.
Sebaliknya, mereka menjelaskan apa yang ingin dibuat, lalu AI menulis kodenya.
Setelah itu, pengguna tinggal memberikan umpan balik (feedback) untuk iterasi berikutnya.

Tujuannya adalah agar proses pengembangan lebih cepat, intuitif, dan bisa diakses siapa saja — baik programmer berpengalaman maupun pemula tanpa latar belakang teknis.

Cara Kerja Vibe Coding

  1. Describe the project (Deskripsikan proyek)

    • Pengguna menjelaskan proyeknya seperti berbicara dengan manusia.

      Contoh: “Buatkan aplikasi login sederhana dengan autentikasi berbasis email dan password.”

  2. AI generates code (AI membuat kode)

    • LLM seperti GPT-5 atau Claude menghasilkan kode lengkap berdasarkan deskripsi itu.
    • Bisa berupa web app, script Python, API, atau komponen front-end.
  3. Test and evaluate (Uji hasilnya)

    • Pengguna menjalankan kode yang dihasilkan untuk melihat apakah sesuai dengan keinginan.
  4. Provide feedback (Berikan umpan balik)

    • Jika hasil belum sesuai, pengguna tinggal mengatakan:

      “Tambahkan validasi password” atau “ubah tampilannya jadi gelap.”

    • AI lalu memperbarui kode sesuai instruksi baru.

Karakteristik Utama

Aspek Penjelasan
Natural language prompts Pengguna berinteraksi dengan bahasa sehari-hari, bukan sintaks pemrograman.
AI-generated code LLM menerjemahkan deskripsi menjadi kode yang dapat dijalankan.
Iterative feedback loop Perbaikan dilakukan lewat umpan balik, bukan edit manual.
Focus on vision Fokus pada ide dan hasil akhir, bukan detail teknis.

Manfaat Utama

Manfaat Penjelasan
Accessibility Membuka pintu bagi siapa pun untuk membangun aplikasi tanpa harus belajar bahasa pemrograman.
Speed Waktu pengembangan jauh lebih cepat, cocok untuk prototyping.
Creativity Membebaskan pengguna untuk berfokus pada ide, desain, dan fungsi unik.
Efficiency Developer berpengalaman bisa mendelegasikan coding rutin ke AI, fokus ke logika bisnis atau arsitektur.

Analogi Sederhana

Kalau traditional coding itu seperti membangun rumah sendiri batu demi batu,
maka vibe coding itu seperti mengomandoi tim arsitek digital (AI) dengan kalimat seperti:
“Saya ingin rumah modern, dua lantai, dengan jendela besar dan taman di belakang.”

Masa Depan Vibe Coding

Vibe coding menandai pergeseran paradigma dari “menulis kode” ke “mengorkestrasi ide dengan AI”.
Ke depannya, kombinasi LLM + tool dev otomatis (seperti Replit Ghostwriter, GitHub Copilot Workspace, dan ChatGPT Code Canvas) akan menjadikan vibe coding sebagai cara utama membangun software generasi baru.


KEGIATAN PBI 2025

“Penguatan Digital Skill untuk Menghadapi Persaingan di Masa Depan”

Halo Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama 👋🏻

Saatnya mempersiapkan diri menghadapi era digital yang semakin kompetitif!
Fakultas Ilmu Komputer dengan bangga membuka pendaftaran Pengkaderan Bidang Ilmu (PBI) 2025 dengan tema:

“Penguatan Digital Skill untuk Menghadapi Persaingan di Masa Depan.”

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk membangun karakter, memperkuat kompetensi digital, dan menumbuhkan semangat profesionalisme bagi seluruh mahasiswa.

🧭 Siapa yang Wajib Mengikuti?

Seluruh mahasiswa Angkatan 2025 dari program studi:

  • Sistem Informasi
  • Sistem Komputer
  • Teknik Informatika
    serta angkatan sebelumnya yang belum mengikuti PBI.

🗓️ Jadwal Penting

  • Periode Pendaftaran: 31 Oktober – 5 November 2025
  • Technical Meeting: 7 November 2025 (Online via Zoom Meeting)
  • Pelaksanaan Kegiatan: 15–16 November 2025 (Offline di Universitas Narotama)

📝 Pendaftaran

Daftar sekarang melalui tautan berikut:
👉 forms.gle/4k3S2xXvdF99cWpL6

💳 Biaya Pendaftaran

HTM: Rp 260.000
Pembayaran melalui:
DANA – Rina Nur Aminah (0881-0262-71836)

Setelah melakukan pembayaran, segera lakukan konfirmasi ke:
📩 Rina Nur Aminah: 0881-0262-71836

📞 Kontak Pendaftaran

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
📱 Fitri: 0856-0723-0947

Pendaftaran Ditutup pada 5 November 2025!

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk membangun potensi dan menjadi bagian dari generasi profesional masa depan.
Mari wujudkan semangat inovatif dan kesiapan menghadapi dunia digital melalui PBI 2025!


Perusahaan Bernilai $30 Miliar yang Dikelola oleh 30 Orang

Telegram: Perusahaan Bernilai $30 Miliar yang Dikelola oleh 30 Orang

Bayangkan sebuah perusahaan bernilai lebih dari 30 miliar dolar AS, melayani hampir satu miliar pengguna di seluruh dunia, namun dijalankan oleh tim kecil yang tidak sampai satu bus.
Tidak punya kantor tetap, tidak ada struktur manajerial kompleks, dan bekerja sepenuhnya jarak jauh.
Itulah Telegram, salah satu perusahaan teknologi paling misterius dan efisien di dunia.

Dari VKontakte ke Telegram

Kisah Telegram bermula pada 2013, ketika Pavel Durov, pendiri jejaring sosial VKontakte (VK), hengkang dari Rusia setelah berselisih dengan pemerintah mengenai kebebasan data pengguna.
Bersama saudaranya, Nikolai Durov, ia meluncurkan Telegram dengan visi menciptakan platform perpesanan yang aman, cepat, dan bebas sensor — sebuah perlawanan terhadap sentralisasi kendali digital oleh pemerintah dan korporasi besar[1].

Dalam waktu singkat, Telegram tumbuh menjadi simbol kebebasan berkomunikasi global, menarik pengguna dari berbagai negara yang menginginkan privasi sejati.

Struktur Organisasi yang “Anti-Korporat”

Telegram dioperasikan dengan cara yang nyaris bertolak belakang dari perusahaan teknologi raksasa lainnya.
Menurut laporan Times of India dan ChainCatcher, tim Telegram hanya terdiri dari 30–50 orang, dengan sekitar 30 insinyur inti yang direkrut melalui kompetisi pemrograman, bukan wawancara formal[2][3].

Tidak ada HR, tidak ada manajer proyek konvensional, dan tidak ada kantor pusat.
Semua tim bekerja secara remote di berbagai negara, dengan tanggung jawab yang sepenuhnya berbasis kepercayaan dan hasil.

Struktur Telegram berdiri di atas tiga prinsip utama yang sering diulang oleh Durov:

  1. Kepercayaan, bukan pengawasan.
  2. Otomatisasi, bukan birokrasi.
  3. Kualitas individu, bukan ukuran organisasi.

Teknologi yang Menopang Satu Miliar Pengguna

Telegram menangani ratusan juta hingga miliaran pesan setiap hari, meski angka resmi tidak pernah dipublikasikan.
Dengan infrastruktur pusat data terdistribusi di berbagai wilayah, Telegram mampu menjaga kecepatan dan privasi tinggi, bahkan saat meluncurkan fitur-fitur besar seperti:

  • Channel (saluran publik) untuk siaran global,
  • Stories,
  • Telegram Premium, dan
  • Integrasi dengan cryptocurrency melalui TON Blockchain.

Model kerja Telegram sangat bergantung pada otomatisasi dan infrastruktur modular, memungkinkan tim kecil untuk menangani skala global tanpa kehilangan efisiensi.

Valuasi dan Skala yang Sulit Dipercaya

Pada 2024, Telegram dilaporkan memiliki lebih dari 900 juta pengguna aktif bulanan[4], dan valuasinya disebut mencapai lebih dari 30 miliar dolar AS[5].
Pavel Durov bahkan menyatakan bahwa Telegram kini menghasilkan ratusan juta dolar per tahun dan menargetkan profitabilitas penuh pada 2025[6].

Menariknya, hingga kini Telegram masih mempertahankan prinsip tanpa iklan invasif. Monetisasi dilakukan melalui langganan Premium dan sistem iklan ringan yang hanya tampil di saluran publik besar, tanpa melacak perilaku pengguna.

Paradoks Efisiensi

Telegram adalah paradoks di era digital:
sebuah perusahaan dengan tim kecil, biaya operasional minim, namun memiliki pengaruh global yang menyaingi raksasa seperti Meta atau Google.

Dalam dunia startup yang sering mengukur kesuksesan dari jumlah karyawan atau dana investasi, Telegram justru membuktikan bahwa visi yang jelas, kepercayaan penuh, dan struktur minimalis bisa menciptakan kekuatan luar biasa.

Telegram bukan sekadar aplikasi pesan, melainkan eksperimen sosial dan teknologi yang menantang cara kita memandang organisasi modern.

Kesimpulan

Dari apartemen sederhana tempat Pavel Durov merancang konsep awalnya, Telegram kini telah menjadi jaringan komunikasi global yang digunakan oleh seperdelapan populasi dunia.
Ia membuktikan bahwa masa depan bisnis digital mungkin tidak bergantung pada jumlah pegawai, melainkan pada otonomi, efisiensi, dan ide besar yang dipegang teguh.

Di tengah hiruk pikuk dunia startup yang penuh hirarki dan birokrasi, Telegram berdiri sebagai pengecualian langka:
perusahaan tanpa kantor, tanpa batas, dan tanpa kompromi terhadap prinsip.

Referensi

[1]: “How Telegram built a $30 billion empire with just 30 employees”Times of India, Maret 2024.
https://timesofindia.indiatimes.com/technology/tech-news/how-telegram-built-a-30-billion-empire-with-just-30-employees/articleshow/120307378.cms

[2]: ChainCatcher Report: Inside Telegram’s minimalist engineering team (2024).
https://www.chaincatcher.com/en/article/2141062

[3]: Interview: Pavel Durov on Telegram’s future profitabilityPressam.com, Maret 2024.
https://pressam.com/2024/03/11/telegram-surpasses-900-million-active-users-as-founder-anticipates-profitability-this-year-says-pavel-durov-in-exclusive-interview/

[4]: Pivot.uz — Telegram surpasses 1 billion users, April 2024.
https://pivot.uz/telegram-surpasses-1-billion-active-users-pavel-durov/

[5]: ITC.ua — Telegram valued at over $30 billion, 2024.
https://itc.ua/en/news/telegram-has-900-million-users-earns-hundreds-of-millions-of-dollars-and-is-valued-at-over-30-billion-pavel-durov/

[6]: Forbes Europe Interview with Pavel Durov (2024).
https://www.forbes.com/europe/telegram-founder-interview

Tag: #Telegram #PavelDurov #StartupCulture #RemoteWork #TechLeadership #DigitalFreedom #FBLifestyle

Telegram app logo is seen in this illustration taken, August 27, 2024. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

Ini Pertanyaan Interview Kerja Paling Sering Ditanyakan

Panduan Singkat untuk Sarjana Komputer

Kamu baru lulus dari jurusan Teknik Informatika, Sistem Informasi, atau Ilmu Komputer?
Mungkin sekarang kamu sedang bersiap menghadapi dunia kerja — mulai dari update CV, kirim lamaran, sampai tahap paling menegangkan: interview.

Sesi wawancara bukan hanya menguji kemampuan teknis seperti coding atau analisis sistem, tetapi juga cara berpikir, komunikasi, dan kepribadian profesional.
Agar lebih siap, yuk pahami 5 kategori utama pertanyaan interview yang paling sering ditanyakan oleh HR dan user di dunia IT.

1. Pertanyaan Tentang Diri dan Pengalaman

Ini biasanya pembuka interview. HR ingin mengenal siapa kamu — bukan hanya dari IPK atau sertifikat, tapi juga dari cara kamu bercerita tentang pengalamanmu.

Contoh pertanyaan:

  • Ceritakan tentang diri kamu!
  • Apa kelebihan dan kekurangan kamu?
  • Apa pencapaian terbesar kamu selama kuliah atau magang?
  • Tantangan apa yang pernah kamu hadapi dan bagaimana cara mengatasinya?

Tips:
Gunakan contoh konkret dari pengalaman kuliah, magang, atau proyek akhir. Misalnya, jelaskan bagaimana kamu mengembangkan aplikasi berbasis web atau mengelola tim dalam proyek capstone.

2. Pertanyaan Tentang Perusahaan dan Posisi

Di sini, pewawancara ingin tahu apakah kamu benar-benar paham tentang perusahaan dan posisi yang kamu lamar.

Contoh pertanyaan:

  • Apa yang kamu ketahui tentang perusahaan ini?
  • Mengapa kamu tertarik bekerja di posisi ini?
  • Tools atau teknologi apa yang kamu kuasai?
  • Bagaimana kamu menyesuaikan diri di lingkungan kerja baru?

Tips:
Sebelum interview, pelajari produk dan budaya perusahaan. Kalau melamar posisi Software Engineer, sebutkan stack teknologi yang kamu kuasai, misalnya React, Python, Docker, atau Kubernetes. Tunjukkan bahwa kamu update dengan tren industri.

3. Pertanyaan Tentang Gaji dan Motivasi

Pertanyaan ini mengukur seberapa realistis dan terarah tujuan kariermu.

Contoh pertanyaan:

  • Berapa ekspektasi gaji kamu?
  • Apakah kamu terbuka untuk negosiasi gaji?
  • Apa motivasi utama kamu bekerja di bidang IT?
  • Apa tujuan karier kamu dalam 3–5 tahun ke depan?

Tips:
Jawablah dengan rentang gaji wajar sesuai posisi dan lokasi kerja. Tambahkan motivasi yang berbasis pengembangan diri, seperti:

“Saya ingin berkembang di lingkungan teknologi yang agile dan bisa berkontribusi pada solusi digital yang berdampak luas.”

4. Pertanyaan Tentang Sikap dan Nilai Profesional

Bagian ini menilai soft skills: komunikasi, kerja tim, integritas, dan manajemen tekanan.

Contoh pertanyaan:

  • Apa arti profesionalisme bagi kamu?
  • Bagaimana kamu menghadapi bug kritis di tengah deadline?
  • Apa yang kamu lakukan saat menerima kritik dari senior developer?
  • Bagaimana kamu menjaga keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi?

Tips:
Gunakan metode STAR (Situation – Task – Action – Result) untuk menjawab. Misalnya:

“Saat proyek e-commerce saya error di production, saya tetap tenang, menganalisis log, membuat patch, dan men-deploy ulang dalam waktu dua jam.”

Jawaban seperti ini menunjukkan ketenangan dan kemampuan problem-solving yang dibutuhkan di dunia kerja IT.

5. Pertanyaan Penutup dan Komitmen

Bagian akhir interview menilai kesiapan dan keseriusanmu untuk bergabung.

Contoh pertanyaan:

  • Kapan kamu bisa mulai bekerja?
  • Apakah kamu bersedia ditempatkan di luar kota?
  • Apa kontribusi yang ingin kamu berikan?
  • Mengapa kami harus memilih kamu?

Tips:
Jawab dengan percaya diri. Tegaskan bahwa kamu siap belajar teknologi baru dan beradaptasi. Misalnya:

“Saya terbiasa bekerja dengan tim lintas divisi dan selalu ingin meningkatkan kemampuan teknis saya.”

Kesimpulan

Bagi sarjana komputer, interview bukan sekadar menjawab pertanyaan, tapi juga menunjukkan kemampuan berpikir logis, komunikasi, dan profesionalisme.

Gunakan daftar 50 pertanyaan ini sebagai simulasi latihan pribadi atau bahan diskusi dengan teman seangkatan.
Dengan persiapan yang baik, kamu akan lebih siap menjawab pertanyaan HR — bahkan yang paling tidak terduga.

Bonus Rekomendasi

Ingin tahu cara menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas dengan struktur yang meyakinkan?
Cek seri lanjutan: #KitaPahami: Interview Answering Frameworks – panduan praktis menyusun jawaban profesional yang terdengar natural dan berbobot.


Bagikan artikel ini untuk membantu teman-teman sesama lulusan IT mempersiapkan diri menghadapi interview kerja pertama mereka.
#CareerStarter #SarjanaKomputer #InterviewIT #KitaPahami