Kisah Alumni: Software Engineer Startup


Memilih jurusan kuliah adalah keputusan besar yang menentukan arah karier. Bagi sebagian orang, perjalanan itu penuh dengan tantangan dan kejutan. Berikut adalah kisah nyata Rizky Ardiansyah, alumni Fasilkom Narotama yang kini sukses sebagai Software Engineer di salah satu startup terkemuka di Jakarta.

Awal Mula: Dari Nol Pengetahuan Coding

Rizky mengaku tidak memiliki latar belakang coding yang kuat saat memutuskan kuliah di Fasilkom Narotama tahun 2019. "Waktu SMA, saya lebih suka matematika dan fisika, tapi belum pernah nyoba coding sama sekali. Awalnya takut juga, karena bayangannya kuliah IT itu susah banget," kenangnya. Namun, ketertarikan pada dunia teknologi dan prospek karier yang cerah mendorongnya untuk tetap memilih jurusan Informatika.

Masa Kuliah: Menemukan Passion

Semester pertama menjadi masa adaptasi yang berat. Rizky mengaku kesulitan dengan mata kuliah Algoritma dan Pemrograman Dasar. "Nilai C di semester 1 jadi wake-up call. Saya sadar harus belajar lebih keras." Dosen Fasilkom Narotama yang selalu membimbing dan teman-teman yang saling mendukung menjadi kunci kesuksesannya. Rizky mulai serius belajar — mengikuti bootcamp online, mengerjakan proyek sampingan, dan aktif di organisasi kampus.

Memasuki semester 3, Rizky mulai menemukan passion-nya di web development. Ia mengambil mata kuliah pilihan terkait pengembangan web dan mulai membuat proyek-proyek kecil seperti website portofolio dan aplikasi toko online sederhana.

Magang: Pintu Masuk ke Dunia Profesional

Di semester 6, Rizky mengikuti program magang bersertifikat yang difasilitasi Fasilkom Narotama. Ia magang di sebuah startup e-commerce lokal di Surabaya sebagai backend developer intern. Selama 6 bulan magang, ia belajar langsung tentang pengembangan API, manajemen database, dan kerja tim dengan metode Agile. Pengalaman ini menjadi bekal berharga yang membedakannya dari lulusan lain saat melamar kerja.

Karier Setelah Lulus

Setelah lulus dengan predikat cumlaude, Rizky diterima kerja di sebuah startup berbasis di Jakarta dengan posisi Junior Software Engineer. Gaji pertama yang ia terima mencapai Rp8 juta per bulan — jauh di atas ekspektasinya. Dalam waktu 2 tahun, ia naik jabatan menjadi Software Engineer dengan tanggung jawab memimpin tim kecil. "Kuncinya adalah terus belajar. Teknologi berubah setiap saat, kalau berhenti belajar, kita akan tertinggal," pesan Rizky.

Pesan untuk Calon Mahasiswa

Rizky berpesan kepada calon mahasiswa yang ragu memilih jurusan IT: "Jangan takut kalau belum bisa coding. Semua butuh proses. Yang penting adalah kemauan keras untuk belajar dan lingkungan yang mendukung. Fasilkom Narotama memberikan fondasi yang kuat, baik secara akademis maupun jaringan profesional. Saya buktikan sendiri."

Saat ini Rizky aktif sebagai mentor di program karier Fasilkom Narotama, membantu adik-adik tingkat mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Ia juga rutin menjadi pembicara di seminar kampus tentang pengembangan karier di bidang teknologi.

Tips Belajar Efektif untuk Mahasiswa IT

Untuk menguasai materi kuliah IT, terapkan metode belajar aktif: jangan hanya membaca, tapi praktikkan setiap konsep. Buat proyek kecil setelah mempelajari teori baru. Bergabunglah dengan kelompok belajar atau UKM programming untuk saling berbagi pengetahuan. Konsistensi lebih penting daripada durasi — belajar 30 menit setiap hari lebih efektif daripada 5 jam seminggu sekali.

  • Praktikkan materi dalam 24 jam setelah belajar
  • Ajarkan kembali ke teman (Feynman Technique)
  • Kerjakan soal di platform seperti LeetCode atau HackerRank
  • Ikuti development challenge untuk mengasah skill

Prospek Karier di Bidang Ini

Lulusan IT memiliki peluang karier yang luas. Beberapa posisi yang bisa diincar setelah lulus antara lain software engineer, data analyst, IT consultant, system analyst, dan network engineer. Gaji fresh graduate IT di Indonesia berkisar antara Rp5–15 juta per bulan tergantung keahlian dan lokasi kerja.

  • Software Engineer — Rp6–15 juta/bulan
  • Data Analyst — Rp5–12 juta/bulan
  • IT Consultant — Rp7–18 juta/bulan
  • System Analyst — Rp6–14 juta/bulan

Tips Belajar Efektif untuk Mahasiswa IT

Untuk menguasai materi kuliah IT, terapkan metode belajar aktif: jangan hanya membaca, tapi praktikkan setiap konsep. Buat proyek kecil setelah mempelajari teori baru. Bergabunglah dengan kelompok belajar atau UKM programming untuk saling berbagi pengetahuan. Konsistensi lebih penting daripada durasi — belajar 30 menit setiap hari lebih efektif daripada 5 jam seminggu sekali.

  • Praktikkan materi dalam 24 jam setelah belajar
  • Ajarkan kembali ke teman (Feynman Technique)
  • Kerjakan soal di platform seperti LeetCode atau HackerRank
  • Ikuti development challenge untuk mengasah skill

Prospek Karier di Bidang Ini

Lulusan IT memiliki peluang karier yang luas. Beberapa posisi yang bisa diincar setelah lulus antara lain software engineer, data analyst, IT consultant, system analyst, dan network engineer. Gaji fresh graduate IT di Indonesia berkisar antara Rp5–15 juta per bulan tergantung keahlian dan lokasi kerja.

  • Software Engineer — Rp6–15 juta/bulan
  • Data Analyst — Rp5–12 juta/bulan
  • IT Consultant — Rp7–18 juta/bulan
  • System Analyst — Rp6–14 juta/bulan

Tertarik mengembangkan karier di bidang ini? Fasilkom Narotama memiliki program studi yang siap membekali kamu dengan skill dan kompetensi yang dibutuhkan dunia industri.

📌 Daftar PMB Sekarang | 💬 Konsultasi Gratis via WhatsApp