Home » Posts tagged 'hard drive'

Tag Archives: hard drive

DNA: Hard drive terdahsyat

DNA tidak menggengam informasi. Kode genetik kita, manusia, yang jutaan gigabyte itu, dikemas menjadi satu gram saja. Sabuah miligram molekul itu mampu menyandikan (encoding) setiap buku di perpustakaan di seluruh dunia dan masih punya ruang yang lebih untuk menyimpan. Begitulah teorinya hingga detik ini. Studi ilmiah yang terbaru menyatakan “buku” tentang rekaman materi genetik manusia itu berbobot kurang dari satu picogram, atau sepertriliun gram,  dan dapat  merevolusi kemampuan kita menyimpan data.

http://news.sciencemag.org/sciencenow/assets_c/2012/08/sn-storage-thumb-800xauto-14310.jpg

Sebuah beberapa tim telah mencoba untuk mengisikan data ke dalam genom sel hidup namun pendekatan ini memiliki beberapa kelemahan. Pertama, sel-sel itu mati, sehingga ini bukan cara yang baik untuk memecahkan masalah. Sel-sel itu juga mereplikasi diri, memperkenalkan mutasi-mutasi baru dari waktu ke waktu yang dapat mengubah data.

Untuk menyiasati masalah ini, sebuah tim yang dipimpin oleh George Church, seorang ahli biologi sintetik di Harvard Medical School di Boston, menciptakan Sistem pengarsipan informasi DNA yang tidak menggunakan sel sama sekali. Sebaliknya, sebuah printer inkjet  ditanami fragmen pendek DNA kimia disintesis ke permukaan chip kaca kecil. Untuk menyandikan file digital, peneliti membaginya menjadi blok kecil data dan mengkonversi data ini tidak ke 1s dan 0s seperti media penyimpanan digital biasanya, melainkan menjadi empat huruf alfabet DNA yakni As, Cs, Gs, dan Ts. Setiap fragmen DNA juga berisi “barcode” digital yang mencatat lokasi file asli. Membaca data membutuhkan sequencer DNA dan komputer untuk memasang kembali semua fragmen dalam rangka dan mengkonversikannya kembali ke format digital. Komputer juga mengoreksi kesalahan, setiap blok data direplikasi ribuan kali sehingga setiap kesalahan dapat diidentifikasi dan diperbaiki dengan membandingkannya dengan salinan lainnya

Untuk mendemonstrasikan kerja sistem, tim menggunakan chip DNA untuk mengkodekan sebuah buku genetika yang ditulis oleh Church bersama timnya, dan berhasil. Setelah mengkonversi buku ke dalam DNA dan menerjemahkannya kembali ke dalam bentuk digital, sistem tim ini memiliki rasio kesalahan  hanya dua kesalahan per juta bit, sebesar beberapa satuan huruf typos. Itu setara dengan DVD dan jauh lebih baik daripada hard drive magnetik. Dan karena ukurannya yang kecil, chip DNA sekarang media penyimpanan dengan kepadatan informasi tertinggi yang pernah ada. Para peneliti melaporkan secara online hari ini di jurnal Science.

Jangan mengganti flash drive Anda dengan materi genetik dulu. Biaya sequencer DNA dan instrumen lainnya “saat ini  tidak praktis untuk penggunaan umum,” kata Daniel Gibson, seorang ahli biologi sintetis di J. Craig Venter Institute di Rockville, Maryland. “Tapi bidang ini bergerak cepat dan teknologi akan segera lebih murah, lebih cepat, dan lebih kecil. Gibson memimpin tim yang menciptakan genom  sintetis  murni pertama, yang termasuk “watermark” dari data tambahan dikodekan ke dalam DNA. Para peneliti menggunakan sistem pengkodean tiga huruf yang kurang efisien dibandingkan tim Church,  tetapi memiliki perlindungan  terintegrasi untuk mencegah sel-sel hidup menerjemahkan DNA menjadi protein. “Jika DNA akan digunakan untuk tujuan ini, dan di luar pengaturan laboratorium, maka Anda akan ingin menggunakan urutan DNA yang paling tidak mungkin dinyatakan dalam lingkungan,” kata Gibson. Church tidak setuju. Pengecualian jika seseorang dengan sengaja “merongrong” sistem pengarsipan DNA-nya, ia melihat sedikit bahaya

 

 

http://news.sciencemag.org/sciencenow/2012/08/written-in-dna-code.html?ref=hp