Home » NEWS » Bagaimana Big Data Dapat Menyelamatkan Nyawa

Bagaimana Big Data Dapat Menyelamatkan Nyawa

Ledakan data adalah tanda yang sangat nyata pada sektor industri, dengan potensi dan minat  pada big data yang diperkirakan akan meningkat secara dramatis. Tapi apa sebenarnya yang dapat dilakukan oleh big data ini?

Pembicara pada sesi konferensi Mobile World Congress pada hari Senin (25 Februari 2013) memberikan berbagai wawasan ke diskusi, dengan kesimpulan  baik di pasar negara maju dan berkembang, big data memiliki potensi untuk menjadi penyelamat.

Salah satu pemain besar di bidang ini adalah IBM, dengan CTO Paul Bloom menguji apakah yang superkomputernya yang bernama Watson, setelah memenangkan satu juta dolar dan mengalahkan Jeopardy! juara bertahan dua kali sebelumnya pada tahun 2011. Uang satu juta doalr itu didonasikan IBM sebagai amal.

Konsep Bloom menekankan kepada “cognitive computing”  yaitu “pertemuan antara super-komputer, pengguna teknologi dan neuroscience”  Selama presentasi hasil kerjanya, Bloom menegaskan  Watson tidak terhubung ke Internet, namun memiliki akses ke lebih dari 200 juta halaman data terstruktur dan tidak terstruktur.

“Kami ingin menghasilkan hipotesis dari data tersebut,” kata Bloom. “Kami tidak memrogram komputer untuk melakukan apa yang kita katakan, melainkan ia belajar”.

Baru-baru ini, Watson telah bekerja di industri kesehatan. “Dia baru saja lulus dari sekolah kedokteran” Bloom menggunakan kapasitas penyimpanan data yang besar yang dimiliki Watson untuk menyediakan petunjuk tentang perawatan pasien kanker.. Sebagaimana dilaporkan dalam Forbesearlier bulan ini, 90% dari perawat yang menggunakan Watson dan mengikuti bimbingannya.

“Di masa depan, kita akan melihat sejumlah besar skenario aplikasi mobile, mengambil  sejumlah data tidak terstruktur untuk menciptakan skenario baru dan untuk menyediakan suatu dialog antara pengguna akhir,” kata Bloom.

Linus Bengtsson,  salah satu pendiri nonprofit data aggregator Flowminder , membahas bagaimana operator dapat mengambil manfaat dari manajemen bencana yang meningkat karena big data.

Bengtsson, seorang dokter yang berkualitas, mengutip gempa Haiti tahun 2010, dan epidemi kolera berikutnya mengungkapkan bahwa melacak data ponsel dapat menjadi vital dalam menyelamatkan nyawa. “Dalam bencana, kebalikan dari kehidupan normal. Dalam bencana, Anda benar-benar ingin orang lain tahu di mana Anda berada,” katanya.

Bengtsson menganjurkan tiga alasan mengapa operator bisa mendapatkan keuntungan: keuntungan berkaitan dengan pemerintah, berkaitan dengan pelanggan, dan ‘pendapatan yang berlipat’  di sisi lain, menyelamatkan nyawa pelanggan.

Bagi Bloom, pekerjaan medis Watson adalah hanya awal permulaan. “Ini adalah proses belajar yang berkesinambungan, namun seiring dengan pertumbuhan, maka akan meningkatkan akurasi, dan itu akan menjadi profil bukti untuk memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi dalam hal kemampuan Watson. “Kami pikir kami berada di tahap yang sangat awal dari era baru komputasi.”

 

James Bourne

26 February 2013

http://www.cloudcomputing-news.net/news/2013/feb/26/how-big-data-saving-lives-mwc2013/

Comments

comments

BERITA TERBARU